Showing posts with label Diskusi. Show all posts
Showing posts with label Diskusi. Show all posts

Tuesday, June 8, 2010

Suami perlu bersifat Jundullah

Dua hari lepas, semasa makan-makan dengan ahli rumah, timbul perbincangan berkenaan bila dah jadi suami nanti. Biasanya, apabila disebut fasal perkahwinan, orang sibuk membicarakan perihal pasangan yang hendak dikahwininya. Tetapi yang terharunya saya dalam perbincangan tengah makan itu, kami membicarakan bagaimana keadaan diri kami untuk menjadi suami.

“Al-Quran pun tak banyak baca.”
“Masjid pun tak istiqomah pergi”
“Subuh pun liat nak bangun”
“Kekemasan rumah pun susah nak jaga”

Monday, April 26, 2010

Guidance of Islam

_Guidance of islam_

_Guidance of islam_

TaZkirah buat jiwa hamba


الحر من راع وداد لحظة وانتمى لمن افاده لفظة
“Orang yang merdeka ialah sesiapa yang memelihara kasih sayang walaupun kasih sayang itu hanya sedetik dan dia menghormati orang yang memberi nasihat yang berguna kepadanya walaupun hanya satu patah perkataan”

_Imam syafie_
Aku bukanlah LUQMAN yang hebat menasihati dan

memberi peringatan..

Ralit gelita jalanku dulu pernah ada mengharapkan

AL-QURAN,

Ada sirna perdu jiwaku dulu,

SUNNAH jua benteng sandaran,

kini bukan jua ku menulis sekadar menggantung angan2,

namun sekadar secicip usaha untuk

mentauhidkan seorang insan

insan bernama hamba untuk kita sama
kembali bertUhan..



Belajarlah “aku tidak tahu”,
kerana jika engkau belajar “aku tidak tahu“, mereka akan mengajar engkau sehingga engkau tahu, tetapi jika engkau belajar “aku tahu” maka mereka akan bertanya engkau sehingga engkau tidak tahu!!
hAnYA pAdAMu
Ya Allah...

SesungguhnyaAku lemah tanpa petunjukMu
Aku buta tanpa bimbinganMu
Aku sesat tanpa hidayahMu
Aku hina tanpa rahmatMu
Kuatkanlah hati & semangatku
Tabahkan aku menghadapi segala dugaan datangnya dr
MuAmin
ya Allah
Amin ya Rahman
amin ya Rahim
Amin ya Karim
Amin ya Rabbal 'Alamin

Indah kata bersulamkan Iman..

Manis madah khas buatTeman..

Himpunan kata Dr`Aidh Abdullah Al Qarni jadi pilihan..

Kata-kata hikmah jadi Tatapan..

buat hati2 yang dalam pencarian..

kebahagian atau kesulitan...


Friday, April 9, 2010

Mencari pasangan

Hudzaifah.org - Allah telah menciptakan manusia berpasang-pasangan, supaya muncul suatu ketenangan, kesenangan, ketentraman, kedamaian dana kebahagiaan. Hal ini tentu saja menyebabkan setiap laki-laki dan perempuan mendambakan pasangan hidup yang memang merupakan fitrah manusia, apalagi pernikahan itu merupakan ketetapan Ilahi dan dalam sunnah Rasul ditegaskan bahwa " Nikah adalah Sunnahnya". Oleh karena itu Dinul Islam mensyariatkan dijalinnya pertemuan antara laki-laki dan perempuan dan selanjutnya mengarahkan pertemuan tersebut sehingga terlaksananya suatu pernikahan.

Namun dalam kenyataannya, untuk mencari pasangan yang sesuai tidak selamanya mudah. Hal ini berkaitan dengan permasalahan jodoh. Memang perjodohan itu sendiri suatu hal yang ghaib dan sulit diduga, kadang-kadang pada sebagian orang mudah sekali datangnya, dan bagi yang lain amat sulit dan susah. Bahkan ada kalanya sampai tua seseorang belum menikah juga.

Fenomena beberapa tahun akhir-akhir ini, kita melihat betapa banyaknya muslimah-muslimah yang menunggu kedatangan jodoh, sehingga tanpa terasa usia mereka semakin bertambah, sedangkan para musliminnya, bukannya tidak ada, mereka secara ma'isyah belum berani maju untuk melangkahkan kakinya menuju mahligai rumah tangga yang mawaddah wa rohmah. Kekhawatiran jelas tampak, ditengah-tengah perekonomian yang semakin terpuruk, sulit bagi mereka untuk memutuskan segera menikah.

Gejala ini merupakan salah satu dari problematika dakwah dewasa ini. Dampaknya kaum muslimah semakin membludak, usia mereka pelan namun pasti beranjak semakin naik.

Untuk mencari solusinya, dengan tetap berpegangan kepada syariat Islam yang memang diturunkan untuk kemashlahatan manusia, beberapa kiat mencari jodoh dapat dilakukan :

1. Yang paling utama dan lebih utama adalah memohonkannya pada Sang Khalik, karena Dialah yang menciptakan manusia berpasang-pasangan (QS.4:1). Permohonan kepada Allah SWT dengan meminta jodoh yang diridhoiNya, merupakan kebutuhan penting manusia karena kesuksesan manusia mendapatkan jodoh berpengaruh besar dalam kehidupan dunia dan akhirat seseorang.

2. Melalui mediator, antara lain :

a. Orang tua. Seorang muslimah dapat meminta orang tuanya untuk mencarikannya jodoh dengan menyebut kriteria yang ia inginkan. Pada masa Nabi SAW, beliau dan para sahabat-sahabatnya segera menikahkan anak perempuan. Sebagaimana cerita Fatimah binti Qais, bahwa Nabi SAW bersabda padanya : Kawinlah dengan Usamah. Lalu aku kawin dengannya, maka Allah menjadikan kebaikan padanya dan keadaanku baik dan menyenangkan dengannya(Hr.Muslim).

b. Guru ngaji (murobbiyah).Jika memang sudah mendesak untuk menikah, seorang muslimah tidak ada salahnya untuk minta tolong kepada guru ngajinya agar dicarikan jodoh yang sesuai dengannya. Dengan keyakinan bahwa jodoh bukanlah ditangan guru ngaji. Ini adalah salah satu upaya dalam mencari jodoh.

c. Sahabat dekat. Kepadanya seorang muslimah bisa mengutarakan keinginannya untuk dicarikan jodoh. Sebagai gambaran, kita melihat perjodohan antara Nabi SAW dengan Khadijah ra. Diawali dengan ketertarikan Khadijah ra kepada pribadi beliau yang pada saat itu berstatus karyawan pada perusahan bisnis yang dipegang oleh Khadijah ra. Melalui Nafisah sebagai mediatornya akhirnya Nabi SAW menikahi Khadijah ra..

d. Biro Jodoh. Biro jodoh yang Islami dapat memenuhi keinginan seorang muslimah untuk menikah. Dikatakan Islami karena prosedur yang dilakukan sesuai dengan syariat Islam. Salah satu diantaranya adalah Club Ummi Bahagia.

3. Langsung, dalam arti calon sudah dikenal terlebih dahulu dan ia berakhlak Islami menurut kebanyakan orang-orang yang dekat dengannya (temannya atau pihak keluarganya). Namun pacaran tetap dilarang oleh Islam. Jika masing-masing sudah cocok maka segera saja melamar dan menikah. Kadang kala yang tertarik lebih dahulu adalah muslimahnya, maka ia dapat menawarkan dirinya kepada laki-laki saleh yang ia senangi tersebut (dalam hal ini belum lazim ditengah-tengah masyarakat kita). Seorang sahabiat pernah datang kepada Nabi SAW dan menawarkan dirinya pada beliau. Maka seorang wanita mengomentarinya, "Betapa sedikit rasa malunya." Ayahnya yang mendengar komentar putrinya itu menjawab, "Dia lebih baik dari pada kamu, dia menginginkan Nabi SAW dan menawarkan dirinya kepada beliau."

Sebuah cerita bagus dikemukakan oleh Abdul Halim Abu Syuqqoh pengarang buku Tahrirul Mar'ah, bahwa ada seorang temannya yang didatangi oleh seorang wanita untuk mengajaknya menikah. Temannya itu merasa terkejut dan heran, maka wanita itu bertanya, "Apakah aku mengajak anda untuk berbuat haram? Aku hanya mengajak anda untuk kawin sesuai dengan sunnah Allah dan RasulNya". Maka terjadilah pernikahan setelah itu.

Semua upaya tersebut hendaknya dilakukan satu persatu dengan rasa sabar dan tawakal tidak kenal putus asa. Disamping itu seorang muslimah sambil menunggu sebaiknya ia mengaktualisasikan kemampuannya. Lakukan apa yang dapat dilakukan sehingga bermanfaat bagi masyarakat dan dakwah. Jika seorang muslimah kurang pergaulan, bagaimana ia dapat mengenal orang lain yang ingin menikahinya.

Barangkali perlu mengadakan evaluasi terhadap kriteria pasangan hidup yang ia inginkan. Bisa jadi standar ideal yang ia harapkan menyebabkan ia terlalu memilih-milih. Menikah dengan orang hanif (baik keagamaannya) merupakan salah satu alternatif yang perlu diperhatikan sebagai suatu tantangan dakwah baginya.

Akhirnya, semua usaha yang telah dilakukan diserahkan kembali kepada Allah SWT. Ia Maha Mengetahui jalan kehidupan kita dan kepadaNyalah kita berserah diri. Wallahu A"lam bishowab. []

Panduan cari pasangan hidup

Panduan Mencari Pasangan Hidup


Bismillah. Di tempat saya bekerja banyak sekali mahasiswanya. Bayangkan ada 18.000 lebih mahasiswa. Ini bermakna diperlukan 18.000 pasangan yang berlawanan jenis. Dari jumlah tersebut ada sekitar 12.000 mahasiswi yang berarti memerlukan 12.000 calon pengantin lelaki. Sulitkah mencari pasangan tu? Tidak nanti akan Allah bantu. Sebagai manusia kita perlu mempunyai panduan untuk dijadikan pedoman. Selalulah berdoa dan berusaha. Panduan yang mungkin penting untuk kita lihat dan kaji sebelum kita memilih calon untuk dijadikan pasangan hidup kita adalah:

Panduan mencari pakaian pengantin

Tugas praperkahwinan yang tidak sabar dinantikan oleh bakal pengantin perempuan ialah memilih baju kahwin. Barangkali sesetengah telah membayang baju kahwin yang akan mereka gayakan sebaik sahaja si buah hati melamar. Cuma kemungkinan dek kerana dilambung ghairah, anda tidak mempertimbangkan samada khayalan itu praktikal atau tidak?
Jika anda tidak tahu di mana hendak bermula, dapatkan timbunan ilham daripada panduan yang kami kumpulkan sebagai panduan bagi memastikan saat bahagia dilalui dengan simbahan keseronokan, penuh riang dan gembira.
Kumpulkan majalah perkahwinan yang menyorot isu perkahwinan untuk menimbulkan ilham dan mencari aliran potongan semasa yang sesuai serta jangan lupa senaraikan harga-harganya.
Kini banyak majalah mengeluarkan senarai pakej perkahwinan dari segi pakaian, dandanan dan hotel. Jangan hanya melakukan urusan melaui telefon dan membuat keputusan sebelum temu janji. Dicadangkan anda luangkan masa beberapa hari berjalan-jalan di pusat membeli belah, masuk kedai-kedai yang berkaitan, melihat-lihat dan bertanya lebih lanjut.
Jangan lupa mengacukan sebanyak mungkin potongan yang ada. Kebanyakan baju kahwin tidak nampak cantik di gantungan tetapi apabila dipakai cantik. Ketika mengacu jangan lupa lihat sisi dan belakang.
Melalui cara di atas anda dapat mengagak anggaran peruntukan yang anda mampu. Pastikan anda buat anggaran setepat mungkin dan tentukan anda mengikut anggaran yang ditentukan.
Berikan waktu yang panjang sebelum memutuskan potongan baju kahwin. Adalah bijak bermula dengan potongan asas, sama ada anda suka kurung Johor, kebaya longgar atau kurung moden. Dan sekiranya anda bercadang memilih gaun, anda suka potongan tradisional, lurus, keruk ‘empire’ atau keruk ‘princess’?
Kemudian tanyakan diri sama ada mahukan tathan labuci, manik atau sulaman?
Justeru itu, jangan tempah di saat-saat akhir. Kebanyakan kedai mengharapkan tempahan dilakukan tiga empat bulan sebelum hari perkahwinan.
Fikirkan samada anda mahu perkahwinan anda bertema. Misalnya konsep, warna, kain & gaya. Langkah ini secara tidak langsung akan memudahkan anda membuat pilihan pakaian.
Apapun pilihan anda, pastikan ianya praktikal.
Apabila anda menempah, anda ada dua pilihan. Sama ada menggunakan kain sendiri atau memilih kain di butik tempat menempah, kecuali anda menempah di kedai tukang jahit biasa.
Kain baju kahwin tidak murah. Samada anda memilih renda Peranchis atau Swiss, sutera Itali atau China, organza atau organdy, tanyakan pada tukang jahit atau pereka anda berapa meter yang diperlukan untuk membuat baju anda.
Jika peruntukan terhad, pertimbangkan menyewa baju kahwin. Jika tidak beli baju kahwin siap. Tetapi haruslah diingatkan bahawa baju kahwin siap tidaklah semurah mana dan kadang-kala tidaklah secantik mana.
Sesetengah butik ada membuat baju yang dikhususkan untuk promosi. Baju ini digunakan untuk kegunaan peragaan dan penggambaran. Cuba tawar harganya.
Dalam kegawatan ekonomi, banyak butik menawarkan pakej menarik . Dapatkan tawaran yang bagus.
Jika anda tidak bercadang menyimpan baju kahwin anda (tak kira sama ada gaun, kurung atau kebaya) cuba tanya pereka atau butik anda sama ada mereka boleh tolong jualkannya sebagai pakaian terpakai selepas anda pakai. Jika tidak, anda boleh jualkan kepada kedai-kedai terpakai. Secara ini, ia boleh membantu kewangan anda. Tetapi pastikan baju anda dalam keadaan baik.
Tonjolkan segala kelebihan anda, maksudnya paras rupa seperti ketinggian, pinggang ramping dan buah dad cantik. Pengantin tinggi tampak lampai dengan potongan langsing manakala pengantin yang rendah sepatutnya elakkan gaun kembang dan train, pilih perincian halus dan potongan lurus.
Kalau anda memakai gaun, ketahuilah gaun bentuk V di pinggang membias tinggi. Sembunyikan lengan yang besar dengan berlengan panjang. Elakkan baju bercengkek bagi yang berpinggang tinggi.
Sentiasa bawa seseorang (dua paling bagus) apabila anda pergi menempah dan mengacu baju kahwin. Dengan ditemani mereka, anda boleh mendengar komen dan mendengar pandangan mereka tatkala meyedang baju.
Minta kerjasama pereka untuk mencuba bersama layah (veil) supaya anda dapat gambaran rupa keseluruhan baju kahwin anda. Umpamanya layah yang pendek mungkin boleh mengubah baju biasa kepada sesuatu yang biasa kepada sesuatu yang istimewa manakal layah labuh kemungkinan tidak sesuai.
Pilih pakaian pengiring anda sepadan dengan perincian atau baju kahwin anda. Sekiranya anda mempunyai konsep atau tema, pastikan ianya selaras dengan pengiring anda.
Fikirkan bentuk kasut. Baik bertumit tinggi atau rendah, ia akan memberi kesan berlainan kepada keseluruhan penampilan baju kahwin anda. Begitu juga warna dan jenis buatannya.
Perlengkapkan gaya dengan perhiasan kemas. Subang, rantai, keronsang, butang baju kurung, gelang tangan dan gelang kaki boleh menaikkan seri penampilan. Bagaimanapuun ia akan menambah perbelanjaan. Sekiranya anda tidak mampu membeli, pertimbangkan meminjam daripada adik-beradik, saudara-mara ataupun teman rapat. Atau sewa daripada mak andam atau butik anda.
Selepas selesai majlis perkahwinan, pastikan baju dihantar untuk cucian kering dan simpan ia dengan baik dalam kotak atau gantungkan ia di dalam sarung baju.

Jangan ditangguh-tangguh persiapan perkahwinan


Kebanyakan pasangan bakal pengantin tidak menitikberatkan soal persiapan untuk menghadapi hari bahagia mereka. Rata-rata bagi mereka urusan itu diserahkan 100 peratus kepada ahli keluarga atau mak andam yang ditempah. Inilah antara punca di mana ada sesetengah pasangan pengantin yang tidak berpuas hati dengan majlis perkahwinan mereka. Sepatutnya, pasangan pengantin ini, perlu meluangkan masa untuk merancang keseluruhan majlis serta kelancarannya. Majlis perkahwinan ini penting, kerana ia hanya hadir sekali dalam hidup pasangan tersebut.
Seeloknya, sebaik sahaja cincin pertunangan disarungkan di jari manis wanita idaman, kedua-dua pihak bolehlah menyediakan persiapan untuk majlis perkahwinan secara berperingkat-peringkat. Jangan tangguhkan persiapan perkahwinan, kerana dikhuatiri masalah-masalah lain akan timbul. Biarpun tempoh perkahwinan yang telah ditetapkan oleh kedua-dua belah pihak masih jauh lagi, misalnya dua atau tiga tahun akan datang, tetapi persiapan perkahwinan harus dimulakan. Paling tidakpun, anda perlu merancang jumlah perbelanjaan yang akan digunakan dalam majlis itu nanti.
Senaraikan segala barangan dan perkhidmatan yang diperlukan untuk majlis tersebut. Apa yang anda perlukan dan idamkan, perlulah dicatit supaya tidak tercicir dalam saat anda hampir menjadi raja sehari.



Dewasa ini, anda amat bertuah kerana anda boleh mendapatkan informasi perkahwinan di merata-rata media, terutamanya majalah. Terdapat beberapa majalah yang khusus untuk pasangan pengantin. Ia merangkumi tips, hantaran, pakaian, pelamin, kad jemputan dan sebagainya. Selain itu, anda boleh merujuk kepada butik-butik yang menawarkan perkhidmatan runding bagi majlis perkahwinan.
Jurunikah atau ‘tok kadi’ merupakan orang yang paling penting dalam memastikan anda ‘diijab kabulkan’ dengan selamat, teratur dan lancar. Anda perlu mencari jurunikah ini lebih awal kerana dikhuatiri mereka telah ditempah oleh pasangan lain, pada tarikh yang sama.
Apabila menyentuh soal kenduri, pastikan kaedah mana yang ingin digunakan, sama ada menggunakan khidmat katering atau memasak sendiri. Jika anda memilih katering, tempahan hendaklah dibuat seawal mungkin. Jangan menyerahkan segala-galanya kepada katerer dalam soal menu, kerana selain kelancaran majlis, tetamu yang hadir juga menilai menu yang dihidangkan. Sebaiknya berbincanglah dengan katerer berkenaan, menu yang sesuai dengan suasana majlis anda dan pastikan ia berpatutan dan mencukupi. Anda juga boleh menempah katerer yang lain jika dirasakan tidak sesuai.
Bagi mereka yang lebih selesa memasak sendiri, pastikan menu yang ingin dihidangkan dan senaraikan segala bahan yang diperlukan. Perkara penting yang harus dititkberatkan juga ialah tenaga kerja yang akan membantu anda untuk bergotong-royong. Tenaga kerja perlulah mencukupi dan sediakanlah sedikit wang, bagi menghargai bantuan dan pertolongan mereka.
Tempahan khemah juga hendaklah dibuat lebih awal. Hal ini kerana penggunaan khemah mempunyai permintaan yang tinggi. Selain itu tujuannya bagi memastikan ia dapat didirikan pada masanya. Semasa memilih khemah, pastikan ia mempunyai kipas bagi memastikan keselesaan tetamu yang hadir.
Kad jemputan memainkan peranan dalam menentukan jumlah tetamu yang dijemput menghadiri majlis anda. Terdapat pelbagai jenis dan bentuk kad jemputan di pasaran. Anda hanya perlu pilih yang sesuai dan senada dengan warna pelamin atau baju pengantin anda. Apa yang penting ialah, pastikan cetakan nama anda dan pasangan anda serta alamat betul. Jika tidak segeralah membuat pembetulan.
Bagi mereka yang ingin mengelakkan pembaziran dan menghadkan perbelanjaan, bolehlah sertakan sekali kad jawapan di dalam kad jemputan anda. Bagi mereka yang akan hadir, mereka akan menghantar semula kad jawapan tersebut, berserta bilangan orang yang akan hadir ke majlis anda. Dengan itu, anda bolehlah merangka perbelanjaan anda. Tetapi awas, ada juga tetamu yang tidak menghantar semula kad jawapan tersebut, tetapi hadir ke majlis anda.
Mungkin anda pernah menghadiri majlis perkahwinan di mana kompangnya dimainkan melalui kaset atau cakera padat. Apa yang anda dapat rasakan ketika itu? Tentunya majlis itu kurang meriah. Bagi mengelakkan situasi itu, anda perlulah menempah pasukan kompang dengan lebih awal.
Bagi mereka yang ingin menggunakan perkhidmatan mak andam, perlulah menempah mereka lima atau enam bulan lebih awal. Pilihlah mak andam yang bersesuaian, bagi memastikan penampilan anda sebagai raja sehari benar-benar memuaskan. Anda boleh meminta mereka menyolek anda (sebagai percubaan), agar solekan mereka memuaskan hati anda dan mampu menaikkan seri wajah anda.
Selain perkhidmatan solekan, mak andam juga biasanya mempunyai set pelamin dan baju pengantin. Jadi anda berpeluang memilih pelamin dan baju yang bersesuaian dengan citarasa anda. Anda juga boleh meninjau di butik-butik pengantin yang menyediakan fesyen terkini atau kontemporari, yang mungkin lebih menarik perhatian anda.
Seperti yang kita sedia maklum, majlis seumpama ini dilakukan sekali seumur hidup. Bagi memastikan kenangan itu terus terpahat di hati, anda bolehlah menempah jurufoto atau jurukamera untuk merakamkan detik-detik manis anda bersama. Elakkan daripada meminta saudara-mara anda yang merakamkan gambar-gambar anda kerana mungkin ia kurang berkualiti. Bagi mendapatkan hasil yang berkualiti, pilihlah jurufoto atau jurukamera yang pakar dalam bidang mereka, ini bagi memastikan detik manis anda bersama suami atau isteri sentiasa di ingatan.
Jadikanlah majlis raja sehari anda, majlis yang diingati oleh semua tetamu yang hadir. Kelancaran dan kemeriahan majlis adalah penting, dengan itu rancangkan sebaik mungkin majlis yang anda inginkan. Semoga berjaya dan selamat pengantin baru.

Tips memilih pelamin

Tips Memilih Pelamin

September 22nd, 2008 Posted in Tips Kahwin, Tips dan Panduan





Ramai yang mengimpikan hari persandingan mereka penuh gemilang dan menarik. Antara faktor utama yang menjadi penyeri ketika hari bersanding adalah pelamin. Pelamin merupakan suatu simblik di mana pasangan yang sudah diijabkabulkan dipamerkan kepada khalayak untuk direstu oleh sanak saudara serta kawan rapat. Pelamin yang indah pasti menjadi bualan serta ikutan bagi yang bakal mendirikan mahligai pula.Mari kita lihat faktor penting memilih pelamin yang sesuai;
1. Ruang – pastikan ruang bersanding adalah sesuai dengan saiz pelamin yg dikehendaki. Platform serta hiasan latar perlu sesuai untuk mengelakkan pelamin kelihatan ’sempit’
2. Hiasan – jika kawasan letak pelamin sempit, elakkan daripada memasukkan elemen2 yang terlalu banyak seperti  pahar bunga telur yang banyak, hiasan2 bunga, ini akan menyebabkan pelamin nampak berserabut.
3. Cahaya – sudah tentu faktor ini amat penting kerana di pelaminlah anda dan pasangan akan berposing sakan bersama keluarga untuk gambar kenangan. pastikan kawasan pelamin menerima cahaya yang mencukupi untuk memudahkan kerja photographer, jika tidak dapatkan bantuan pembuat pelamin untuk menambah lampu yang bersesuaian.

Meminang dan bertunang

Meminang dan Bertunang

June 4th, 2007 Posted in Tips Kahwin, Tips Sebelum Kahwin





Setelah kata persetujuan dicapai oleh keluarga di pihak lelaki, wakil dari pihak lelaki yang biasanya dipilih dari kalangan orang tua-tua akan diutuskan oleh ibu bapa lelaki tersebut untuk mewakili mereka meminang anak dara yang telah dipilih. Biasanya, ibu bapa kepada anak dara tersebut tidak akan memberi jawapan yang muktamad kepada pihak yang datang meminang kerana mengikut adat, mereka sepatutnya diberi tempoh untuk memberi jawapan atau dipanggil bertangguh. Ini kononnya kerana hendak berpakat dengan ahli-ahli keluarga dan waris yang rapat, walaupun sebenarnya mereka memang sudah bersedia untuk menerima pinangan itu. Sebenarnya, adat bertangguh ini mencerminkan budaya Melayu yang amat berhati-hati dalam menentukan jodoh dan menunjukkan kesopanan dalam setiap tingkahlaku. Sudah menjadi rutin dalam kehidupan seharian masyarakat Melayu untuk tidak tergopoh-gapah dalam mengendalikan apa sahaja dan adalah menjadi pegangan bahawa setiap hal yang dilaksanakan perlu dijalankan dengan rapi dan tersusun mengikut adat yang ditetapkan.
Setelah tamat tempoh yang diberikan, biasanya 2 hari, namun ada juga yang sampai seminggu, pihak perempuan akan menghantar rombongan yang dihadiri oleh orang tua-tua yang mewakili pihak mereka untuk memberikan jawapan. Sekiranya pinangan diterima, pada pertemuan itu mereka akan berbincang tentang segala syarat berkenaan mas kahwin dan hantaran perbelanjaan majlis perkahwinan. Tarikh yang sesuai juga akan dipilih untuk melangsungkan perkahwinan. Sekiranya perkahwinan itu agak lambat dijalankan, pihak lelaki biasanya akan Menghantar Tanda terlebih dahulu kepada pihak perempuan.
Konsep Menghantar Tanda adalah diertikan sebagai “putus cakap”. Ini bermaksud pinangan dari pihak lelaki sudah pun diterima oleh pihak perempuan. Oleh yang demikian, maka penghantaran tanda daripada lelaki kepada anak dara yang bakal dikahwininya akan dilakukan melalui upacara bertunang. Upacara ini membawa pengertian bahawa anak dara tersebut sudah pun dimiliki dan kini dipanggil tunangan orang. Tanda yang dihantar oleh lelaki tersebut mengikut adat lazimnya adalah sebentuk cincin sahaja, iaitu cincin berbatu intan atau berlian, besarnya mengikut citarasa dan kemampuan ibu bapa lelaki tersebut. Namun begitu, bagi masyarakat Melayu, selain cincin, beberapa barangan lain turut diberikan seperti sepasang kain dan selendang, selipar atau sepatu, kuih-muih, manisan, dan yang paling utama dan dianggap sakral, sirih junjung. Semua hantaran akan dihias dengan cantik dan menarik serta akan dibalas oleh pihak perempuan sebagai tanda setuju menerima pinangan. Jumlah hantaran yang dihantar oleh pihak lelaki akan dibuat dalam angka ganjil dan dibalas lebih oleh pihak perempuan, selalunya sebanyak dua dulang. Contohnya, jika pihak lelaki memberikan 7 hantaran dulang, biasanya pihak perempuan akan membalas 9 dulang. Hantaran dari pihak perempuan biasanya berupa sirih junjung, sepersalinan baju melayu, capal dan kuih-muih.
Sekiranya dalam tempoh menunggu diijabkabulkan, ikatan pertunangan diputuskan oleh pihak lelaki, maka cincin dan segala barang hantaran tidak boleh diminta semula dari pihak perempuan. Berbeza pula halnya jika ikatan pertunangan diputuskan oleh pihak perempuan. Jika ia diputuskan tanpa sebarang sebab yang dapat diterima umum, maka pihak perempuan hendaklah mengembalikan semula segala hantaran yang telah diberikan oleh pihak lelaki itu dalam nilai sekali ganda banyaknya atau harganya.
Selain dari adat pertunangan yang disebutkan di atas, terdapat 2 lagi cara pertunangan yang juga wujud dalam adat resam Melayu, iaitu :
• Pertunangan yang dilakukan oleh ibu bapa kedua-dua pihak sewaktu anak mereka masih kecil lagi, dan ini tidak memerlukan penghantaran tanda. Hal ini berlaku mungkin kerana ikatan persahabatan yang erat dan mesra di antara ibu bapa kedua belah pihak dan ikatan itu diharapkan dapat merapatkan lagi ikatan silaturrahim antara mereka. Pertunangan yang demikian biasanya dihormati dan dilangsungkan sehingga kedua-dua anak itu berkahwin.
• Pertunangan mengikut wasiat salah seorang daripada ibu bapa yang telah meninggal dunia di antara dua buah keluarga. Ini juga tidak memerlukan penghantaran tanda dan biasanya diakhiri dengan ikatan perkahwinan.

Menuju alam perkahwinan

Menuju Alam Perkahwinan






Masalah memilih bakal pasangan hidup, perlu diberi perhatian diawal perkenalan dengan pasangan masing masing. Islam sangat bersifat selektif. Sebab itu disyarakkan diadakan fitrah pertunangan supaya terdapat jangka masa yang cukup untuk mengenali pasangan. Mengenali pasangan bukanlah pada dasarnya keluar berjalan -jalan dating dan berborak tanpa batasan. Konsep lima `K‘ diperkenalkan oleh Rasulullah s.a.w. iaitu “Kenal“, “Kelas“, “Kufu“, “Kasih” dan akhir sekali “Kahwin“.
KENALKita disuruh kenal/ta’ruf pasangan terlebih dahulu bukanlah dalam istilah luaran @ fizikal semata-mata. Erti kenal termasuk hati budi dan pegangan hidupnya. Untuk kenal orangnya, hati budinya, pergilah disuruh dan dicari orang yang boleh dipercayai agamanya merisik corak hidupnya dan perangainya. Terdapat kisah seorang sahabat Nabi, Omar r.a. di mana beliau bertanya kepada seorang lelaki apabila melantik seorang saksi.

“Apakah kamu kenal lelaki ini?” tanya Omar
“Ya, saya kenal,” jawab lelaki tersebut. Omar bertanya lagi…
“Pernahkah kamu berjalan dengan saksi ini dalam musafir?”
Lelaki itu menjawab tidak pernah, Omar bertanya lagi “Pernahkah kamu bermu’amalah supaya kamu tahu setakat mana waraknya dia? Pernahkah kamu menjadi jirannya supaya kamu tahu kemana perginya dan setakat mana pergaulan, siapa keluarga dan kawan-kawannya” Itulah yang di namakan takruf sebenarnya dalam Islam supaya kita dapat tahu apakah pasangan itu sesuai dengan kita atau sebaliknya. Risik merisik latarbelakang pasangan perlu dibuat untuk mengetahui sejauh manakah pergaulan dan kewarakannya.. Pada dasarnya, kita boleh kenal melalui dari corak kelakuan sahabat-sahabat yang akrab dengannya….
Adalah berdosa besar jika antara kedua-dua belah pihak BERBOHONG. Apabila sudah saling mengenali, TOLAK-ANSUR dapat dibuat dalam apa juga perkara.
KELASKita kenal tetapi kita kena bersifat pemilih supaya terjamin akhlak dan agamanya. Kelas yang dimaksudkan bukan hanya merujuk kepada golongan yang berkelulusan agama, berjanggut dan berserban sahaja. Kelas yang baik adalah golongan yang mengamalkan ajaran agama kerana golongan ini akan menghormati pertalian perkahwinan. Mereka yang ada kefahaman dan penghayatan Islam akan memegang perkara asas dalam Islam, sentiasa ‘alert’, sanggup MENERIMA TEGURAN dan MEMBERI TEGURAN dan saling bersifat ‘MEMBINA’ untuk menjaga akhlak dalam Islam.
KUFU
Kufu amat diberatkan, dari segi pendirian, pemahaman agama dan keturunan juga perlu diseimbang. Jika terdapat keturunan golongan atasan, wajar dia mencari keturunan yang sama supaya tidak wujud jurang yang dalam. Begitu juga daripada segi harta , ulama yang bernama Mawardi menjelaskan ia perlu di titikberatkan kerana seseorang yang datang dari keluarga miskin, susah untuk seiring dengan keturunan kaya. Bahkan ulama yang ke belakang ini juga mementingkan tahap umur. Memang betul, soal jarak umur diantara Rasulullah 25 dan Siti Khadijah 40 tidak wujud kerana Rasulullah , Siti Khadijah dan Aisyah mempunyai akhlak yang sempurna. Dan tidak seperti kita yang serba cetek. Malah rupa dan fizikal wanita yang cepat rosak boleh diselaraskan kesesuaian dengan suaminya bila sudah lama berumahtangga.
KASIH
Kasih bukan bermakna berkasih atau bercinta tetapi yang sebenarnya yang ditekankan ialah di antara kedua-dua belah pihak lelaki dan wanita itu perlu wujud unsur-unsur kasih sebelum berkahwin. Merujuk kepada sebuah hadis:-
“Tidak ada yang lebih baik bagi kedua pasangan yang berkasih ini melainkan mengakhirinya dengan
perkahwinan”
Andaikata lelaki itu berkenan kepada seorang wanita, perlulah lihat wanita itu tersebut tetapi mengikut syariat
Islam.
Rasulullah memberitahu:-
“Pergi lihat dahulu wanita itu, kalau kalau dengan melihat itu boleh menjamin kasih sayang di antara kamu”
Kalau kawan tolong canang kata begitu dan begini amat susah juga.. Sememangnya terdapat ” Orang orang yang benar-benar redha dengan pasangan yang di tentukan oleh Allah tetapi pokok pangkal banyak terletak pada HATI kaum lelaki” Kalau tak berkenan, jangan di paksa paksa hati sebab ia bukan satu permainan pondok pondok. Kasih yang dipupuk biarlah kerana Allah kerana ia menjamin kebahagian rumahtangga. Hadis Nabi ada menyatakan:-
“Barangsiapa yang berkawin dengan wanita kerana KEDUDUKAN ia hanya mendapat kehancuran sebagai balasan, Barangsiapa yang berkawin dengan wanita kerana KEKAYAAN, Allah menjanjikan kemiskinan. Barangsiapa yang menikahi kerana KETURUNAN, Allah akan menghina keturunannya dan Barang siapa yang berkawin dengan NIAT BAIK dan kerana ALLAH demi menutup pandangan dan kemaluannya atau menyambung silahturrahim, Allah akan memberkati kedua duanya.”
Keberkatan memang dititik beratkan. Apabila nawaitu/niat kita dipasakkan dengan betul. InsyaAllah perkahwinan akan diberkati dan dilindungi. Setiap gerak geri dan tindak tanduk mendapat pengawasan dan hidayah daripada Allah dan tidak timbul perselisihan faham.
REDHA
Redha terhadap pasangan masing masing adalah penting. Rasulullah sering bertanya,
Apakah kamu redha dengan pasangan ini? Kita berkahwin dengan manusia yang mempunyai unsur unsur
kebaikan dan keburukan. Tidak ada manusia yang sempurna dan apabila kita REDHA dengan pasangan
bermakna kita redha dengan KEKURANGAN mereka.
“Apa yang dikatakan baik bukan sekadar mengikut telunjuk isteri @ suami. Baik yang di maksudkan sanggup mengaku kekurangan diri dan mencari jalan mengatasinya” Istilah kufu banyak di tekankan dalam Surah AnNur :ayat 26:-
“Seorang lelaki yang tidak baik itu sesuai dengan wanita yang tidak baik dan seorang lelaki yang baik itu adalah untuk wanita yang baik”
Istilah kufu sangat di tekankan kerana jika isteri dianggap kelas kedua, segala teguran daripada pasangan tidak boleh diterima. Jika isteri mempunyai jawatan dan pangkat besar serta tidak ada kufu, dia tidak dapat menerima kepimpinan daripada suami. Tetapi kalau ada persamaan pendirian, sikap tolak ansur dapat diwujudkan. Sebaliknya perbezaan pendapat boleh menyebabkan hubungan semakin renggang. Misalnya seorang suami yang rapuh pegangan agama tidak mahu memantapkannya selepas berkahwin, Sikap kurang mahu ini akan menjadi tolak bengit sekiranya pula si isteri sememangnya seorang yang suka menghayati Islam dan cuba memantapkannya dari masa ke semasa ….Begitu juga sebaliknya masalah berlaku Kata sebahagian lelaki, dah dapat perempuan yang berkenan di hati nanti “AKU UBAHLAH PERANGAINYA”. Tetapi anda perlu ingat, bukan semua perempuan mempunyai hati yang lembut dan mudah di bentuk. Keimanan dan kekuatan sikap merealisasikan Islam perlu ada pada lelaki. Perempuan yang beriman mesti mencari lelaki yang lebih kuat imannya daripadanya kerana lelakilah yang menjadi ketua keluarga….

Saling mengenali pasangan masing-masing

Kenal diri sebelum mengenali pasangan

Komunikasi suami isteri melibatkan dua individu. Bagaimanapun seseorang itu perlu selalu menganalisis sikap, nilai, kelemahan dan kekuatan diri, dan keperluannya dalam hubungan dengan pasangan.
Berikut disenaraikan beberapa sikap diri yang perlu dielakkan supaya proses komunikasi suami isteri berkesan.

Mempunyai andaian-andaian yang salah mengenai peranan suami isteri
: – misalannya, seorang suami yang mengandaikan bahawa semua wanita suka memasak mungkin menghadapi masalah sekiranya membelikan barangan dapur untuk isterinya sebagai hadiah ulang tahun perkahwinan.
Inginkan pasangan mempunyai sikap, perasaan dan demikian yang serupa dengan diri sendiri:- Lazimnya, seseorang akan mencari pasangan yang mempunyai skap, pemikiran dan kesukaan yang serupa dengan dirinya. Namun suami/isteri perlu memberi ruang untuk sedikit perbezaan. Perbezaan begini memberi peluang untuk suami isteri berkomunikasi dengan lebih kerap. Bagaimanapun, perbezaan sebegini ketap dijadikan rintangan dan sumber perselisihan. Cara yang berkesan menangani perbezaan yang tidak salah dari hukum syara’ ialah menerima pasangan sebagaimana seadanya. Sekiranya terdapat sedikit ‘cela’, dari segi perangai pasangan, bersabar sambil berusaha.
Suka mencari kelemahan/kesalahan pasangan:-
Komunikasi, dan seterusnya perhubungan antara suami-isteri juga boleh terhalang sekiranya salah seorang atau kedua-dua bertabiat suka mencari kelemahan atau kesalahan orang lain. Sikap sebegini perlu dikikis supaya tidak terbawa-bawa di dalam perhubungan suami isteri.
Terlalu cemburu/tidak saling percaya:-
Pasangan yang tidak saling mempercayai antara satu dengan lain tidak akan dapat menyatakan perasaan ( dan lain-lain mesej) secara jujur. Mereka akan berkelakuan buruk sangka dan tidak dapat meneruskan perhubungan dalam suasana yang baik.
Terlalu ingin berkuasa ke atas pasangan:-
Suami/isteri yang pentingkan diri sendiri biasanya ingin berkuasa ke atas pasangannya sehingga hanya wujudkomunikasi sehala. Suami/isteri yang terlalu ‘dominan’, juga memaparkan sifat suka merendah-rendahkan pasangannya. Akibatnya perhubungan menjadi kaku dan tidak mesra.
 

PERTANYAAN DAN MAKLUMAT LANJUT, SILA HUBUNGI KAMI: Tiara Impian Enterprise. 827-C Kampung Padang Lebam Bukit Payung 21400 Marang,Terengganu. Email : tiaraimpian@gmail.com. SENTIASA SEDIA MEMBANTU ANDA KAK ZU 017-9210337 010-9211416